[Fanfiction] [Chapter] My First Love (Part 8)

pizap.com13629280242231

Title: My First Love Part 8

Author:  gheanlee729 (Devanda Ghean)

Genre: Romance, FriendShip

Cast: Lee Donghae >< Im Yoon Ah

Setelah beberapa menit perjalanan, Donghae memberhentikan mobilnya di suatu tempat

 

“Kita sampai, kajja!” ucap Donghae menarik tangan Yoona

“Pantai ini?” ucap Yoona tiba-tiba mengingat sesuatu matanya terlihat berbinar-binar ia tersenyum senang karena bisa menginjak tempat ini untuk kedua kalinya bersama namjanya itu

 

~My First Love~ (Part 8)

Donghae POV

“Bukankah disini indah? Kau suka?” tanyaku sembari tersenyum

“Mm.. Aku sangaat senang. Bukan pemandangan yang membuatku senang, tapi semua kenangan itu” jawabnya kemudian berlari menuju pinggir pantai

“Kau mengingat semuanya?” tanyaku

“Tentu” ucapnya mantap

Flashback

 

“Apa yang kau liat Yoong? Mengapa tidak ikut bermain?” tanyaku yang melihatnya melihat lurus kearah SeoKyu dan YulSung yang bermain air

“Ah, Oppa! Sejak kapan kau disini? Aku hanya melihat mereka berdua bermain, aku tidak ingin mengganggu” jawab Yoona polos

“Ah, apa aku mengganggu?” tanyaku tak yakin

“Ani, kau malah menghilangkan kesepianku Oppa!” jawabnya

“Yoong, bolehkah aku meminta sesuatu darimu?” tanyaku sedikit gugup

“Emm.. Oppa mau tanya apa?” tanyanya

“Bolehkah aku menemanimu seperti Kyuhyun pada Seohyun dan Yesung pada Yuri?” tanyaku tak yakin

“Mwo?” jawabnya sedikit kaget

“Bukankah Kyu oppa dan Yesung Oppa menemani Seohyun dan Yuri unnie karena mereka menyukai satu sama lain? Apa kau tak menyadarinya?” lanjut Yoona

“Aku sangat menyadarinya Yoong. Apa kau tak menyadari aku menyukaimu lebih dari sepasang sahabat?” tanyaku mencoba mengungkap semua

“Mwo?” tanya Yoona sedikit kaget dengan semburat merah di wajahnya

“Ne Yoong, maukah kau menjadi yeojachinguku saat kita dewasa nanti?” tanyaku

“Ne aku juga menyukaimu oppa. Kau harus menepati janjimu saat kita dewasa nanti. Saat aku sudah terkenal menjadi seorang artis” jawab Yoona terkekeh, ia mengingat kembali hobbynya itu

“Kau sangat terobsesi menjadi seorang penyanyi? Padahal suaramu jelek” godaku

“Ya! Oppa, kau sangat mengejekku!” teriak Yoona tak terima dan segera mengejarku yang sudah kabur duluan

 

Flashback END

 

“Jika dipikir, kau sangat jahat Oppa! Kau menyuruhku menjadi yeojachingumu saat dewasa tapi kau malah menghilang. Kau menyebalkan” ucap Yoona memayunkan bibirnya menampakkan wajah aegyonya

“Yak! Bukankah dalam suratku, aku sudah mengatakan bahwa kau harus mencari namja lain? Kau saja yang terobsesi denganku dan terlalu mencintaiku” ucap Donghae GR

“Kau terlalu percaya diri Oppa, surat? Oh ya, aku lupa memberimu sesuatu” ucap Yoona kemudian merogoh isi tasnya

“Ini, untukmu” ucapnya dengan mata berbinar-binar

“Ini? Kau masih menyimpannya? Selama 12 tahun?” tanyaku menerima sebuah kotak berisikan surat dan gantungan bunga matahari itu

“Tentu, aku selalu percaya kau akan kembali” ucapnya tersenyum

“Surat ini, aku membuatnya sangat terburu-buru karena eomma tiba-tiba memajukan jadwal keberangkatan. Sebernarnya aku ingin mengatakan secara langsung pada kalian” ucapku sembari membuka surat itu

“Yoong, mianhe aku hanya bisa mengatakan ini dalam suratku. Mungkin saat kamu membaca surat ini, aku sudah tidak ada di Korea. Appa berpindah kerja ke Amerika, aku terpaksa ikut Appa. Aku tidak bisa melakukan apa-apa Yoong. Mianhe aku tidak memberitaumu tentang ini. Aku hanya tak ingin melihatmu bersedih. Ku harap, kau tidak menungguku seperti yang kita janjikan saat itu di pantai. Tapi percayalah Yoong, aku pasti kembali. Kumohon, saat aku kembali tetaplah tersenyum dan jangan marah padaku. Carilah namja yang bisa melindungimu lebih baik dariku Yoong! Mianhe, yoong! Jeongmal Mianhe!!

Dan, ambillah gantungan bunga matahari yang kau beri ini. Aku tak pantas memilikinya tanpamu disisiku. Tapi, berikan kembali padaku saat aku kembali nanti. Saat kau sudah disisiku lagi. Mianhe..” ucapnya tiba-tiba mengatakan isi surat yang kubaca. Ia mengucapkannya tanpa membaca surat ini? Dia hafal?

“Mwo? Kau hafal Yoong?” tanyaku tak percaya

“Bagaimana bisa aku tak hafal? Hampir setiap hari selama 12 tahun aku membaca surat itu, saat aku merindukanmu. Berharap kau kembali. Hanya surat itu yang menenangkanku, menyuruhku untuk percaya bahwa kau akan kembali. Tentu saja aku hafal Oppa” ucapnya dengan bangga

“Mianhae Yoong” ucapku lirih

“Untuk apa?” tanyanya

“Mianhae membuatmu menunggu lama, mengapa kau tak melupakanku? Banyak namja yang ingin menjadi kekasihmu. Kenapa kau memilih menungguku?” tanyaku dengan perasaan menyesal

“Aku.. aku masih percaya kau akan kembali Oppa. Kau pikir selama 12 tahun aku tak berusaha melupakanmu? Bertahun-tahun aku berusaha Oppa, namun selalu gagal” ucapnya meneteskan air matanya

“Sekarang, berjanjilah Oppa. Jangan tinggalkan aku lagi” lanjutnya terisak sembari menatapku

“Mm.. Aku janji tak akan meninggalkanmu lagi” ucapku kemudia memeluknya yang masih terisak

Donghae POV END

Author POV

-Dorm F(x)-

“Krystal! Apa benar Donghae Oppa dan Yoona itu pacaran?” tanya Sulli

“Kata Jessica unnie begitu. Waeyo?” ucap Kyrstal tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi

“Aku tak akan membiarkan ini berjalan lebih lama. Lihat saja Yoona-ssi kau membuatku menangis. Kini, saatnya kau menangis” ucap Sulli dengan wajah evilnya

“Mwo? Apa yang akan kau lakukan hah? Aku tak akan membiarkanmu menyakiti Yoona unnie” ucap Krystal mulai menanggapi Sulli

“Ani, kau adalah temanku. Kau harus membantuku” ucap Sulli

“Unnie, sadarlah! Donghae Oppa hanya menganggapmu sebagai dongsaengnya, tak lebih! Ia hanya mencintai Yoona unnie” ucap Krystal berharap Sulli mendengarkannya

“Benarkah? Kalau begitu, aku akan membuat Donghae Oppa melihatku. Aku akan mengambilnya dari wanita itu” ucap Sulli kemudian pergi

“Ya! Ya! Sulli-ah! Panggilah Yoona unnie dengan sebutan unnie! Dimana sopan santunmu hah?” ucap Krystal tak trima dengan sikap Sulli. Ia memang mengenal member SNSD lumayan dekat. Karena kakaknya Jessica dahulu sering sekali mengajaknya berlibur bersama SNSD.Ia juga sangat dekat dengan Yoona, tak heran jika ia marah unnienya itu dibegitukan oleh Sulli

“Yak! Krystal! Mengapa kau teriak-teriak?” tanya Victoria dan Luna

“Tanya saja pada Sulli itu” ucap Krystal tanpa memanggil Sulli dengan kata unnie

“Ada apa lagi? Karena Donghae Oppa?” tanya Amber yang baru datang

“Bagaimana bisa ia memanggil Yoona unnie tanpa sebutan unnie?” ucap Krystal geram

“Bukankah kau memanggil Sulli tanpa panggilan unnie?” tanya Amber

“Tak sudi!” jawab Krystal

“Sudahlah, dia memang terlalu mencintai namja itu. Hingga ia gila seperti itu, kami juga tak akan menyetujuinya menjalankan rencana busuk itu” ucap Luna diikuti anggukkan Krystal, Victoria dan Amber

08.00 KST –Dorm SUJU-

“Ting… tong…”

“Kyu! Ada bel! Bukalah!” ucap Leeteuk pada dongsaengnya

“Aku masih asyik main game. Ini sudah ronde terakhir. Yaaakk sedikit lagii…. Tembakkk” ucap Kyuhyun masih asyik dengan PSPnya

“Ryeowook hyung saja” ucap Kyuhyun

“Acaranya belum selesai. Nanggung” ucap Ryeowook masih memandangi televisinya

“Mungkin diluar sana Sooyoung wookie” bujuk Leeteuk

“SNSD hari ini ada acara Reality Show, tak mungkin mereka kesini” ucap Ryeowook

“Hyuk! Kau saja gih” perintah Leeteuk

“Aku masih…”

“Cepaaatt” teriak Leeteuk memotong alasan Eunhyuk

“Baiklah, baiklah. Haiish…. Siapa sih pagi-pagi datang kesini? Benar-benar tak ada kerjaan apa?” omel Eunhyuk menuju pintu depan

“Nugu?” ucap Eunhyuk membukakan pintu

“Mengapa lama sekali Oppa?” ucap Sulli

“Oh? Sulli-ah? Sedang apa kau disini?” tanya Eunhyuk

“Apa Donghae Oppa disini? Aku ingin bertemu” ucap Sulli

“Oh, tunggu. Akan kupanggilkan, duduklah dulu” ucap Eunhyuk kemudian masuk

“Hae-ahh!! Ada yang mencarimu!! Cepatlah” ucap Eunhyuk

“Nugu?” tanya Donghae yang baru keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan handuk menggantung di lehernya

“Oppa? Aku kesini ingin memberimu sesuatu. Ini” ucap Sulli bersemangat

“Jam tangan? Untuk apa?” tanya Donghae

“Ini hadiahku dari Amerika, kau suka?” tanya Sulli

“Tak perlu repot, ambillah aku tak membutuhkannya” ucap Donghae ketus menyerahkan kotak berisikan jam itu kembali

“Oppa! Aku sulit-sulit membelikan ini khusus untukmu. Sekali saja, terimalah! Jebal” ucap Sulli

“Sini aku pasangkan” ucap Sulli kemudian menarik tangan Donghae kemudian memasangkan jam tangan hitam itu

“Baiklah, gomawo. Apa itu saja? Kau bisa pergi sekarang” ucap Donghae tak ingin berlama-lama dengan yeoja centil ini

“Mm.. Aku masih ada urusan. Daah!” ucap Sulli kemudian beranjak pergi meninggalkan dorm

“Tsk, yeoja gila” ucap Donghae pelan kemudian melepaskan jam tangan pemberian Sulli

“Nugu?” tanya Leeteuk

“Yeoja gila itu” jawab Donghae

“Sulli?” tanya Leeteuk diikuti anggukan Donghae kemudian beranjak pergi meninggalkan hyungnya itu

Paginya,

Drrtt….drrtt getaran handphone membuat seorang namja terbangun dari alam mimpinya. Dengan geram namja tersebut mengambil handphone yang berada di meja dekat ranjangnya

“Haish, siapa yang mengganggu pagi-pagi begini hah?” ucap Donghae emosi kemudian mengangkat hpnya yang ternyata terdapat 1 pesan baru

“Sulli? Apa lagi yang ia mau huh?” ucap Donghae bertambah emosi melihat siapa yang mengirim pesan tersebut

Oppa, kutunggu kau di cafe Ryeomand jam 9 pagi hari ini. Kau harus datang, dan pakailah jam yang kuberi. Jebal..

 

“Tsk, tidak akan.!” Ucap Donghae kemudian melemparkan hp tersebut ke ranjangnya

Tak lama, kemudian hpnya bergetar lagi. Ternyata Sulli kembali mengirim pesan

Aku tetap menunggumu meski kau tak datang! Sampai kapanpun

 

“Yak! Dasar yeoja pabo!!” ucap Donghae geram

Author POV END

Donghae POV

Akupun segera beranjak dari ranjangku menuju kamar mandi. Kulihat jam yang sudah hampir menunjukkan angka 9. Aku akan menemui Sulli, yeoja centil itu. Aku terpaksa menemuinya, aku juga akan mengatakan sesuatu agar ia tak mendekatiku lagi. Karena aku telah memiliki Yoona disampingku sekarang

Tepat pukul 9, Aku segera melajukan mobil putihku menuju cafe yang telah ditunjukkan Sulli. Tak lupa kupakai jam tangan yang diberi Sulli kemarin, sesuai dengan permintaan yeoja super centil dan cerewet itu. Aku benar-benar tak menyukainya sedikitpun

Di depan cafe Ryeomand, aku segera memarkirkan mobilku di halaman cafe yang cukup mewah itu.  Aku pun masuk kedalam cafe, terlihat seorang yeoja yang benar-benar tak ingin kulihat duduk di sebuah kursi. Aku segera menghampirinya

“Ada apa?” tanyaku ketus

“Oppa! Akhirnya kau datang, duduklah” ucapnya tanpa menjawab pertanyaanku

“Baiklah, sekarang apa yang akan kau katakan? Cepatlah!” ucapku sembari duduk dihadapannya

“Jangan terburu-buru Oppa!! Kajja, kita pesan es krim” ucapnya menari tanganku menuju tempat pemesanan. Sudah kukira ia akan seperti ini, dasar! Bagaimana jika ada paparazzi melihat kami? Ah, matilah aku

“Oppa, kau ingin pesan es krim apa?” tanyanya

“Aku tidak pesan” jawabku ketus

“Haish, baiklah! Unnie, tolong 2 es krim cokelat ne!” ucapnya

“Kenapa es krim cokelat? Aku bilang aku tidak pesan” ucapku

“Biarlah” jawabnya singkat

Ia berbalik berjalan menuju tempat duduk kami semula, namun…

“Ah, Oppa!!!!” teriaknya hampir terjatuh, spontan aku menarik dan menahan badannya agar ia tak terjatuh. Sehingga wajah kami hanya berjarak 1 cm, tanpa kusangka ia mencium bibirku. Kusadari, semua pengunjung disana memperhatikan kami. Hampir semuanya tau siapa kami. Aku sempat mendengar bisikan-bisikan mereka

“OMO! Bukankah itu Donghae? Apa yang dia lakukan?”

“Lihatlah itu, Sulli dan Donghae?”

“Kyaaa! Mereka berciuman”

Donghae POV END

Author POV

Spontan, Donghae mendorong Sulli menjauhkan wajah Yeoja itu dari wajahnya.

“Apa yang kau lakukan hah??” ucap Donghae meninggikan nada suaraku terlihat ia sangat geram pada yeoja yang ada di hadapannya itu

“Mi..mianhae Oppa” jawab Sulli

“Kau keterlaluan!” ucap Donghae kemudian pergi meninggalkan cafe itu dengan perasaan campur aduk. Tanpa sepengetahuan Donghae, seorang wartawan memotret kejadian langka itu kemudian ia masuk kedalam cafe dan menghampiri Sulli

“Semua beres sesuai dengan yang kau minta noona” ucap seorang ahjussi kepada Sulli

“Bagus! Tuan Han,”

“Im Yoon Ah, habislah kau” ucap Sulli tersenyum menang

Donghae berjalan gundah menuju mobilnya, macam-macam hal masuk kedalam pikirannya. Ia kemudian masuk kedalam mobil, mendapati handphonenya disana

“Astaga, aku lupa membawa hpku” ucapnya kemudian mengecek handphonenya yang sedari tadi ditinggal di mobil

“Omo! 23 missed call?” ucapnya dengan wajah terkejut

“Yoona?” ucap Donghae semakin terkejut melihat siapa yang menelponnya

Segera ia menekan nomor Yoona dan menelponnya. Ia yakin yeojanya itu pasti sangat khawatir, sedari kemarin ia tak menghubungi Yoona sama sekali

“Yoboseyo?” tanya seorang yeoja dari sebrang sana

“Yoong, mianhae aku tak mendengar teleponmu” ucap Donghae dengan nada menyesal

“Darimana saja kau hah? Kau tau? Aku sangat khawatir karena kau tak mengangkat teleponku berkali-kali” ucap Yoona dengan nada sedikit kesal

“Mianhe, kau ada dimana sekarang? Aku akan kesana” ucap Donghae

“Aku sedang di toko buku tengah kota” jawab Yoona

“Baiklah, aku akan kesana. Tunggu aku” ucap Donghae

“Ne” jawab Yoona kemudian menutup sambungan teleponnya itu

Author POV END

Yoona POV

Kulihat namja yang kutunggu tunggu sedari tadi berada di pintu depan toko buku ini. Aku segera menghampirinya.

“Oppa? Mengapa sangat lama hah? Darimana saja kau?” ucapku memanyunkan bibirku

“Mianhe Yoong, aku masih ada urusan sebentar” jawab Donghae Oppa

“Kajja! Aku lapar, ayo kita ke tempat makan” ucapku kemudian menggenggam tangan namjachunguku itu

Kami pun segera melaju dengan mobil Donghae Oppa, aku memutuskan untuk pergi ke sebuah restoran karena aku sangat lapar. Setelah masuk, aku segera memilih menu makanan yang ku mau. Tak lupa aku juga memesankan makanan untuk Donghae Oppa.

“Oppa? Jam tanganmu baru?” tanyaku sembari melihat sebuah jam yang asing ditangan Donghae Oppa.

“Oh? N..ne” ucapnya dengan nada sedikit gugup

“Wae?” tanyanya

“Aku hanya bertanya, ada apa denganmu?” tanyaku bingung

“Aniyo..” jawabnya

“Memangnya kau membelinya dimana?” tanyaku

“Ah.. aku.. aku.. aku baru saja membelinya bersama Eunhyuk hyung” ucapnya terlihat semakin gugup. Ada apa dengannya?

Setelah selesai makan, kami memutuskan untuk kembali ke dorm masing-masing. Aku juga merasakan kejanggalan pada Donghae Oppa hari ini. Aku merasa ada sesuatu yang ia sembunyikan. Namun aku tak begitu menghiraukannya, aku tak ingin memperkeruh masalah.

Ku masuki dorm yang sepertinya kedatangan tamu. Terlihat beberapa mobil terparkir di halaman.

“Mobil siapa saja itu? Sepertinya bukan mobil Oppadeul” ucapku melintasi halaman yang terparkir beberapa mobil disana

“Annyeong! Aku pulang” ucapku

Terlihat beberapa unnie-unnieku dan Seohyun disana asyik bercengkrama dengan beberapa yeoja. Mereka f(x).

“Ah! Yoong, kau sudah pulang” ucap Taeyeon unnie

“Unnie? Bukankah kau akan berkencan dengan Leeteuk Oppa?” tanyaku mendapati Taeyeon unnie disana

“Ani, saat kami akan pergi. Member f(x) datang kesini, mereka disuruh Soo Man ahjussi untuk mempelajari beberapa gerakan yang sulit mereka mengerti” ucap Yuri unnie menjelaskan

“Oh. Mm… Dimana Sulli?” tanyaku yang tak melihat yeoja satu ini

“Dia sebentar lagi akan kesini, ia masih ada urusan! Entah” ucap Krystal

“Oh, baiklah. Aku akan ganti baju dulu” ucapku kemudian beranjak menuju kamarku dan mengganti bajuku

Tak lama setelah aku mengganti baju, aku kembali ke ruang tengah untuk berkumpul bersama mereka. Terlihat Sulli yang baru datang tersenyum padaku

“Annyeong unnie!” ucapnya ramah

“Annyeong” jawabku

“Sudah datang dari tadi?” tanyaku lagi

“Ani, aku baru saja datang” ucapnya

Aku segera duduk dan ikut bercengkrama bersama mereka. Terkadang kami bercanda sehingga membuat semua orang tertawa terbahak-bahak termasuk aku. Kami seperti unnie dan dongsaeng yang sudah sangat dekat. Kulihat Sulli, sepertinya ia sangat berubah padaku. Biasanya setiap bertemu, selalu sinis. Kini, ia sangat ramah. Aneh!

“Kau benar-benar lucu unnie” ucap Sulli tertawa disela-sela lawakan Sooyoung

Mwo? Aku merasakan kejanggalan di tangan Sulli. Jam tangan! Jam tangan itu sangat mirip dengan milik Donghae Oppa. Aku yakin! Itu juga merupakan jam tangan dengan model namja. Ada apa ini? Bukankah Donghae Oppa bilang bahwa ia membelinya bersama Eunhyuk Oppa? Apa dia bohong? Atau? Ah, pabo! Mungkin itu hanya kebetulan. Berfikirlah positif Im Yoon Ah!

“Unnie, kami pamit dulu. Kapan-kapan kita akan kesini lagi, unnie juga harus ke dorm kami” ucap Victoria

“Ne, jika ada waktu kami akan kesana. Tenanglah” ucap Taeyeon unnie

“Unnie, kau harus katakan tentangku pada eomma. Jebal” ucap Krystal pada Jessica unnie

“Aku akan mencoba” jawab Jessica unnie

“Baiklah, kita pergi unnie. Dah~” ucap Sulli melambaikan tangan

“Ne” ucap kami serempak

Malamnya,

-Dorm SNSD-

Sudah dua jam aku tidur di ranjang ini, tapi mataku tak merasakan kantuk sedikitpun. Aku masih memikirkan tentang jam itu. Entahlah, aku merasa ada yang aneh. Kulihat jam sudah menujukkan pukul 1 dini hari. Tapi mataku tak kunjung menutup juga, aku melihat Yuri unnie tertidur pulas disampingku. Aku beranjak dari ranjangku hati-hati agar Yuri unnie tak mendengarnya

“Ssh,. Apa yang kau lakukan Yoong?” ucap Yuri unnie tiba-tiba bangun mengagetkanku

Kulihat ia membuka sedikit matanya, ia terlihat masih mengantuk.

“Ah? Aku tak bisa tidur unnie, mian membuatmu terbangun” ucapku

“Duduklah, ceritakan masalahmu. Aku tau kau sedang ada masalah. Hari ini kau terlihat aneh” ucap Yuri unnie menyuruhku duduk di sampingnya

“Tapi..”

“Cepatlah, sebelum tak ada lagi yang mau mendangarkannya” ucap Yuri Unnie

Akupun menuruti perintahnya dan segera duduk di ranjang. Akupun mulai menceritakan kejadian hari ini pada Yuri unnie

“Jadi itu yang membuatmu terlihat kusut?” tanyanya setelah mendengar ceritaku tentang jam tersebut

Aku mengangguk mengiyakan tebakannya, “Aku hanya mempunya perasaan tak enak unnie. Entahlah” ucapku

“Didalam suatu hubungan pasti ada rintangannya Yoong, hanya satu cara agar kalian dapat melewatinya. Percaya! Yakinlah, Donghae Oppa bukanlah orang yang seperti itu. Mungkin hanya kebetulan mereka memiliki jam yang sama. Berfikirlah positif Yoong” ucap Yuri unnie mencoba menasihatiku

“Ne unnie, aku sudah mencoba untuk berfikir itu semua. Namun aneh, perasaanku berkata ada yang salah. Aku bahkan tak dapat melupakan masalah ini dan terus memikirkannya hingga tak bisa tidur” ucapku

“Coba kau bicarakan baik-baik padanya besok? Katakan dengan baik, jangan terbawa emosi” ucap Yuri unnie

“Mm…” ucapku sembari mengangguk pelan

“Sekarang, tidurlah” ucapnya kemudian kembali berbaring dan melanjutkan petualangannya di dunia mimpi (?)

Paginya,

-Dorm SNSD-

Aku segera beranjak keluar dari kamarku. Kulihat jam yang sudah menunjukkan pukul 8. Sudah kudengar aktivitas ke delapan unnie dan Seohyun di dorm ini. Kulihat Hyoyeon unnie sedang memasak di dapur ditemani Sooyoung unnie yang setia mencoba masakan Hyoyeon unnie satu per satu

“Unnie, apa yang lain belum bangun?” tanyaku sembari mengambil air minum

“Tentu saja sudah, kau saja yang kesiangan” jawab Sooyoung unnie

Aku segera pergi ke ruang tengah untuk berkumpul dengan yang lainnya

“Unnie, bisakah kau ganti acara itu? Membosankan” ucap Tiffany unnie

“Ini seru” ucap Taeyeon unnie tak mau kalah

“Yoong, akhirnya kau bangun. Kata Yuri kau tak tidur semalam? Apa kau baik-baik saja?” tanya Taeyeon unnie saat melihatku

“Omo, kau terlihat sangat lelah! Lihatlah kantung matamu. Seperti panda” ucap Sunny unnie

“Aku baik-baik saja unnie. Hanya ada masalah kecil” jawabku kemudian tersenyum

“Aku akan mandi dulu. Jangan habiskan makanan nanti” ucapku sembari terkekeh kemudian beranjak ke kamar mandi

Yoona POV END

Author POV

“Kajja, kita sarapan” ucap Taeyeon melihat makanan telah siap di meja makan

“Kajja” ucap Yoona yang baru keluar dari kamarnya

“Waaa… makanannya enak” ucap Yoona semangat melihat makanan yang tersedia di meja makan

“Apa yang tak enak di lidahmu?” ucap Hyoyeon

“Hehe” ucap Yoona terkekeh

“Mana koran hari ini?” tanya Seohyun yang menyadari tak ada koran di meja dekat meja makannya hari ini, biasanya disana telah tersedia sebuah koran. Dan memang rutinitas Seohyun untuk membaca koran itu

“Oh, mungkin masih di meja depan. Ambillah jika kau mau” ucap Taeyeon

“Baiklah, akan kuambil dulu” jawab Seohyun kemudian beranjak menuju ruang tamu

Beberapa menit kemudian, Seohyun tak kunjung kembali dari ruang tamu.

“Mengapa Seohyun belum kembali?” tanya Yuri masih asyik menyantap sarapan paginya itu

“Seeeooo. Makanan keburu habis dimakan kedua Shikshin ini, cepatlah kembali” teriak Tiffany membuat semua menutup telinganya

“Baca korannya nanti saja” ucap Jessica ikut berteriak

Namun, hening. Tak ada jawaban sedikitpun dari Seohyun. Semua member hanya berhadap-hadapan satu sama lain karena tak mendengar jawaban sedikitpun dari dongsaeng mereka itu. Yuri yang terlihat penasaran segera beranjak menuju ruang tamu dan menghampiri Seohyun.

“Aku akan melihatnya” ucap Yuri beranjak dari kursinya dan berjalan menuju ruang tamu

Yuri pun berjalan menemui Seohyun yang tak kunjung kembali, dilihatnya Seohyun masih diam membaca koran. Ia terlihat berbeda

“Seoo.. Kajja kita ma…” ucap Yuri terpotong melihat Seohyun menampilkan wajah tak biasa sembari memegang koran di tangannya seperti orang tak berdaya

“Unnie..” ucap Seohyun lirih sembari menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia lihat

“Seo, gwenchana?” tanya Yuri khawatir

Yuri pun menghampiri Seohyun dan ikut melihat berita apa yang ada di koran tersebut sehingga Seohyun menjadi seperti itu

“Memangnya ada ap…” ucapan Yuri terpotong melihat cover koran terampang besar sebuah foto yang sukses menutup mulutnya seakan terkunci akan gambar tersebut

“Omo?” ucap Yuri menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia lihat

Menyadari Yuri ikut tak kunjung datang. Taeyeon disusul semua member ikut menyusul Yuri dan Seohyun di ruang tamu yang tak segera kembali itu.

“Yuri, Seohyun. Ada apa?” tanya Taeyeon

“Yuri, Seohyun. Gwencana?” tanya Jessica melihat kedua dongsaengnya itu duduk terlihat shock di sofa sembari melihat koran ditangan Yuri

“Ada apa sih?” tanya Yoona kemudian merebut koran di tangan Yuri

Tangan Yoona mendadak gemetar. Koran yang ia genggam mendadak jatuh ke lantai saat ia melihat gambar di cover koran tersebut. Air matanya tiba-tiba jatuh di pipi indahnya itu.  Kepalanya tiba-tiba pusing dan pandangannya kabur.

“Yoongie?” ucap Jessica kaget melihat Yoona yang tiba-tiba jatuh tak berdaya di lantai

“Yoong” ucap seluruh member menghampiri Yoona yang jatuh pingsan

——–To Be Continued——-

 

Iklan

19 thoughts on “[Fanfiction] [Chapter] My First Love (Part 8)

  1. sulli jahat bgt,,,

    Yoona yg sabar ya donghae ga selingkuh kok, itu cm kerjaanya sulli doang yg mo misahin kalian..
    Next thor…

  2. huwaaaaa!!!! aq bru nydar,knp hrus castny it sulli yg jd orng jhatny??? gx tegaaa hiks…dy bias q jg soalny T.T
    aq jd sdkit krang chemistry ny..coz jrang bnget ad mment sullhae kan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s