[Fanfiction] [Chapter] I Found My Love In You (Part 1)

Title: I Found My Love In You (Part 1)

Author:  gheanlee729 (Devanda Ghean)

Genre: Romance, Schoollife

Cast: Lee Donghae

Im Yoon Ah

~I Found My Love In You Part 1~

Donghae POV

Aku segera beranjak keluar dari kamar yang menurutku membosankan ini. Tak lupa, aku menyambar kunci mobilku yang tergeletak di meja dekat ranjang kamarku. Aku menuruni tangga rumahku yang kuakui memang mewah.

Aku seorang mahasiswa jurusan seni di sebuah universitas ternama di Seoul. Aku adalah pewaris tunggal perusahaan ayahku yang merupakan perusahan terbesar di Seoul. Sedangkan ibuku adalah seorang designer terkenal. Bukan menyombongkan diri, aku memang termasuk siswa yang disegani di kampus karena kekayaan keluargaku. Namun itu semua justru membuatku semakin terpuruk, ayah dan ibuku tak pernah pulang ke rumah. Mereka sering sekali berada di luar kota bahkan luar negeri. Aku dirumah hanya tinggal sendiri bersama pembantu-pembantu rumahku. Kadang aku berfikir mereka sudah tak mempedulikanku lagi. Mungkin karena itu juga, aku menjadi namja yang suka mempermainkan para yeoja yang tergila-gila padaku. Selain karena kekayaan, para yeoja di kampus banyak yang mengejarku. Mereka begitu saja menyatakan perasaannya padaku, walau aku tak menyukai mereka bahkan tak mengenal mereka aku begitu saja menerimanya dan mempermainkan mereka. Tentu saja aku tidak pernah menyukai bahkan mencintai mereka. Meski aku dikenal sebagai namja yang suka mempermainkan wanita, aku tidak pernah sekalipun merasakan yang namanya jatuh cinta.

Donghae POV END

Yoona POV

Dengan terburu-buru aku keluar dari apartemenku yang cukup sederhana ini. Rambutku yang panjang kubiarkan terurai dengan pita kecil berwarna kuning di puncak rambutku, serasi dengan baju dress kuning yang kukenakan dengan motif polkadot. Juga rok mini berwarna putih serasi dengan sepatu catsku yang merupakan perpaduan warna putih dan hitam. Sebuah tas biru menggantung di bahu kecilku dengan tangan yang sudah membawa beberapa buku di dekapanku.

Aku berjalan gontai keluar dari halaman apartemen yang aku tinggali. Kulihat jam tanganku sudah menunjukkan hampir pukul 8. Aku semakin gelisah saat tak mendapati sebuah taxi atau bis kota lewat.

“Haish, kenapa tak ada taxi?” keluhku sembari menengok kanan kiri berharap ada sebuah taxi yang dapat kunaiki

“Ahgassi, apa kau akan pergi sekolah?” tanya seorang yeoja yang tampaknya lebih tua dariku

“Ne” jawabku singkat sembari tersenyum kemudian kembali mengarahkan pandanganku pada jalanan yang cukup ramai ini

“Hari ini aku tidak melihat taxi ataupun bis kota lewat sini. Sepertinya ada perubahan jalur untuk hari ini karena ini adalah hari pertama aktivitas kembali dilakukan setelah liburan yang cukup lama” ucapnya

“Jinjja? Aish.. Baiklah, aku akan berjalan saja. Gamsahabnida” ucapku membungkuk kemudian pergi meninggalkannya

Aku memutuskan untuk berjalan menuju kampus yang jaraknya cukup jauh dari apartemenku, aku berjalan gontai sembari sesekali melirik jam tangan putih ditanganku yang tak henti-hentinya berdetak. Drrt..drtt..Tiba-tiba kurasakan tasku bergetar, aku berhenti sejenak untuk mengambil handphoneku yang mendapat sebuah panggilan masuk. Kulihat sebuah nama terpampang dilayar handphone touchscreenku. “Seohyun?” ucapku pelan kemudian segera mengangkat telepon darinya dan melanjutkan jalanku.

“Yoboseyo?” ucapku memulai pembicaraan

“Unnie, dimana kau? Acara untuk siswa baru akan segera dimulai. Ppali!” ucap Seohyun disebrang sana

“Ne, aku akan segera sampai” ucapku semakin mempercepat jalanku

“Ne, Yuri, Tiffany, juga Sooyoung sudah disini. Cepatlah” ucapnya kemudian

Tiinnn!!! Cittt…

Sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti tepat didepanku baru saja mobil itu hendak menabrakku. Aku yang berniat untuk menyebrangi jalan pun jatuh karena mobil sialan itu sedikit menyerempetku.

“Aw…” rintihku menyadari kakiku sedikit keseleo karena ulah mobil itu

“Yak! Bisakah kau menyebrang dengan benar” ucapnya turun dari mobilnya kemudian marah-marah

“Mwo? Kau bilang aku yang salah? Lihatlah kakiku terluka karenamu! Harusnya aku yang marah padamu” ucapku tak terima

“Yak! Jika kau melihatku kau pasti menghindarinya. Dan kakimu tak akan terluka Yeoja babo” ucapnya

“Mwo? Yak! Kau namja babo” ucapku tak mau kalah

“Sudahlah! Aku tak mau pagi-pagi begini berdebat dengan yeoja babo sepertimu” ucapnya santai

“Aku juga tak akan mau berdebat denganmu! Kau yang memulainya dan kau yang salah” ucapku ngotot

“Kau yang salah. Kau menelpon saat menyebrang jalan!!” ucapnya meninggikan nada suaranya

“Sekarang kau harus tanggung jawab dan buat kakiku sembuh” ucapku kemudian berusaha berdiri meski kakiku sedikit sakit

“Cih, untuk apa aku bertanggung jawab? Aku tak punya salah apa-apa. Sudah jelas kau yang salah” ucap namja babo itu

“Kau! NAMJA BABO!!” teriakku semakin meninggikan nada suaraku dan terbawa emosi

“Aish, aku akan terlambat ke kampus. Sudahlah! Aku tak mau terlihat seperti orang gila disini bersama yeoja aneh sepertimu” ucapnya berlalu meninggalkanku yang masih geram

“Cih, yeoja aneh? Awas saja kau jika bertemu lagi!” ucapku sembari mengepalkan tanganku dan memasang tatapan pembunuh

***

Aku berlari memasuki sebuah bangunan yang telah ditunjukkan satpam tadi. Terlihat sebuah bangunan mirip aula sudah dipenuhi dengan siswa-siswa yang sepertinya juga siswa baru disini. Aku segera berlari menuju gedung yang sepertinya sudah memulai acaranya. Perlahan aku mendekati pintu utama dan mengucapkan salam sopan.

“Permisi, apa ini acara untuk siswa baru?” tanyaku dengan nafas terengah-engah karena aku berlari menuju kesini

“Masuklah, kau sepertinya terlambat” ucap seorang namja dengan mic ditangannya sehingga suaranya dapat terdengar jelas di ruangan tersebut

Dengan perasaan takut sekaligus malu aku memasuki gedung tersebut dengan perhatian seluruh mata. Kakiku yang masih sakit akibat namja itu membuatku berjalan pincang semakin membuatku malu. Terlihat juga ke-4 sahabatku Yuri, Tiffany, Sooyoung  dan Seohyun juga sudah disana memperhatikanku dengan raut wajah khawatir

“Apa yang membuatmu terlambat?” tanya salah satu sunbae bertubuh tinggi

“Aku… Tidak menemukan taxi tadi. Mianhe” jawabku sembari menunduk tak berani menatapnya

“Jangan alasan! Karena kau telah terlambat 30 menit. Berdiri di lapangan sana selama 30 menit sembari hormat pada tiang bendera” ucap namja lainnya.

“Mwo? Donghae? Apa kau tidak keterlaluan? Sedari tadi kau tak menghukum siswa lainnya yang terlambat” ucap namja lainnya lagi

“Biarkan saja, ia keterlaluan” jawab namja bernama Donghae itu

“Ta..tapi sepertinya aku baru terlambat 15 menit, bukan 30 menit” ucapku hati-hati

“Mwo? Kau sudah berani melawan sunbaemu disini? Baiklah, kau harus berdiri disana sampai acara ini selesai” jawabnya

“M..mwo?” ucapku mendongakkan kepalaku yang sedari tadi menunduk ketakutan dan melihat wajah orang yang menyebalkan ini.

“K..kau?” ucapku terkejut mendapati namja yang membuatku kesal pagi ini sedang berada dihadapanku dengan wajah sangarnya

“Waeyo? Cepatlah berdiri dilapangan. Yeoja aneh” ucapnya dengan menekankan pada kata-kata terakhirnya

Aku segera berjalan kesal menuju lapangan dan segera berdiri tepat didepan tiang bendera sesuai dengan perintah namja sialan itu. Setelah 1 jam aku berdiri disini, seorang namja menyebalkan mirip ikan itu menghampiriku.

“Hukumanmu selesai. Tapi jika kau melakukan kesalahan lagi aku akan menghukummu lebih dari ini” ucapnya kemudian tersenyum evil

“Cih, dasar namja babo” ucapku kemudian mengambil tasku dan pergi meninggalkannya begitu saja.

“Yak!! Kau!!” teriaknya namun tak sedikitpun kuhiraukan

***

-Kantin-

“Yoona, gwenchana?” tanya Tiffany padaku yang baru saja menempati bangku kosong disamping Seohyun

“Apanya yang tidak apa-apa? Tanganku pegal” jawabku mendengus kesal

“Bukankah dia keterlaluan” ucap Sooyoung sembari membuka bungkusan roti

“Ne, padahal banyak siswa yang terlambat lebih darimu. Mengapa hanya kau yang dihukum?” tanya Yuri sembari meminum orange juice yang ia pesan

“Mwo? Jadi aku bukan siswa yang terakhir datang?” tanyaku terkejut diikuti gelengan ke lima sahabatku ini

“Dasar ikan babo” ucapku dengan emosi

“Mwo? Ikan babo? Kau mengenalnya?” tanya Seohyun bingung

“Ani” ucapku geram

Yoona POV END

Author POV

“Apa kau tak akan pesan makanan?” tanya Yuri yang tak mendapati Yoona memakan apapun

“Ne, aku akan memesan air putih saja. Aku benar-benar haus setelah mendapat hukuman ikan babo itu” ucap Yoona beranjak dari tempat duduknya dan menuju tempat memesan

***

“Ahgassi, aku pesan dua botol air minum” ucap Yoona pada seorang pelayan di kantin kampus barunya itu

“Ne, tunggu sebentar” ucap seorang pelayan itu

“Apa kau sepayah itu? Baru saja dihukum sekecil itu sudah harus menghabiskan dua botol air minum?” ucap seorang namja dibelakang Yoona

“K..kau? Haish.. Mengapa aku harus bertemu denganmu lagi” ucap Yoona

“Aku juga tak ingin bertemu denganmu yeoja aneh” ucap namja itu semakin membuat Yoona geram

“Tapi, sepertinya kau yeoja yang mirip rusa. Lebih pantas jika aku memanggilmu rusa aneh” ucap namja bernama Donghae itu santai kemudian memesan sebuah makanan

“Dasar ikan babo” ucap Yoona terbawa emosi

“Mwo? Ikan? Wajah setampan ini kau bilang ikan?” ucap Donghae mulai emosi

“Hah? Tampan? Ne! Tampan jika dibandingkan dengan ikan-ikan di akuarium itu” ucap Yoona menunjuk sebuah akuarium di sudut kantin

“Cih. Dasar!” ucap Donghae

“Ini pesanannya” ucap seorang pelayan memberikan sebungkus snack pesanan Donghae

“Noona, ini pesanan minumannya” ucap seorang pelayan kantin memberikan dua botol minuman pada Yoona

“Ah, aku akan memesan ini juga. Kau pesan lagi saja” ucap Donghae mengambil dua botol air minum yang merupakan persanan Yoona dan sebuah snack pesanannya

“Mwo? Yak!” ucap Yoona tak terima kemudian merebut dua botol air minum ditangan Donghae

“Kau bisa memesannya lagi, aku buru-buru” ucap Donghae tetap menggenggam botol air minum itu

“Aniyo, kau tidak bisa melakukan seenakmu!!!” ucap Yoona tak mau kalah

“Kau berani pada sunbaemu huh?” tanya Donghae tetap menggenggam erat botol itu

“Ne, aku berani. Wae??” ucap Yoona

“Berikan padaku” ucap Donghae

“Ani, ini milikku….” teriak Yoona terus menarik kedua botol itu

Byur.. Botol air minum yang direbutkan Donghae dan Yoona jatuh dan membasahi baju Yoona juga Donghae. Beberapa pengunjung kantin melihat mereka dengan tatapan sulit diartikan. Mereka menahan tawa. Beberapa dari mereka berbisik satu sama lain, melihat salah satu namja populer disekolah dipermalukan bersama seorang siswa baru.

“Yak! Mengapa kau selalu membuatku sial!!!!!!!!!!!!” teriak Yoona semakin geram pada namja yang ada dihadapannya

“Lihatlah, baju dan sepatuku basah karenamu” ucap Donghae ikut kesal

“Haish, memalukan” ucap Yoona segera pergi beranjak menuju mejanya mendapati beberapa pasang mata sedang memperhatikan dirinya

“Mengapa wajahmu semakin kusut? Omo, bajumu basah?” tanya Yuri yang mendapati Yoona menghampiri mejanya dengan wajah sangat kesal sekaligus baju yang basah kuyup

“Aku bertemu ikan itu lagi” jawab Yoona kemudian duduk disamping Sooyoung

“Mwo?” tanya Sooyoung

“Ne, dia menumpahkan air minumku. Dan hasilnya? Bajuku basah seperti ini. Aku juga tidak bisa minum” ucap Yoona semakin melipat wajahnya yang terlihat sangat kesal

“Yuri, minta orange juicemu” ucap Yoona mengambil orange juice milik Yuri

“Yak Yoona!!” ucap Yuri

“Aku haus, hari ini aku begitu sial karena ikan itu. Benar-benar hari pertama yang melelahkan” ucap Yoona sembari meminum orange juice yang ia rebut dari Yuri

“Sepertinya kalian berjodoh” ucap Tiffany menggoda

“Yak! Apa kau gila? Cih, berjodoh dengan ikan seperti itu? Tak akan pernah!” ucap Yoona geram

“Jangan seperti itu Yoong, bisa saja dia jodohmu yang diberikan tuhan untukmu” ucap Seohyun

“Mwo? Ani, aku berjanji tak akan mencintai namja seperti dia” ucap Yoona

“Jinjja? Akan kupegang janjimu Yoong” ucap Tiffany diikuti anggukan Yoona

“Kami jadi ingin tau seperti apa wajah ikan babomu itu” ucap Sooyoung terkekeh

“Bukankah kalian telah melihatnya saat ada acara penyambutan siswa baru?” tanya Yoona

“Ani, kami tak melihatnya dengan jelas” ucap Yuri

“Lihatlah, mereka datang”

“Waaa… Donghae,Siwon,Kyuhyun. Saranghae”

“Yesung Oppa, Donghae Oppa!!”

“Aa, mereka tampan sekali hari ini”

“Oppa, duduklah disini”

“Aku akan pingsan melihat ketampanan mereka” ucap beberapa yeoja di kantin yang terlihat histeris dengan kedatangan beberapa namja

“Ada apa dengan mereka?” tanya Yoona bingung mendapati yeoja-yeoja yang histeris tersebut

“Entahlah” ucap Sooyoung kembali menikmati rotinya

“Lihatlah! Sepertinya mereka yang membuat para yeoja histeris” ucap Tiffany dengan mata berbinar-binar

“Siapa mereka? Mereka begitu keren” ucap Yuri tak mengalihkan pandangannya

“Omo, siapa nama namja yang tinggi itu?” tanya Tiffany ikut kagum

“Yoong, lihatlah! Mereka tampan bukan?” ucap Yuri menepuk bahu Yoona

“Mana?” tanya Yoona tanpa mengalihkan pandangannya dari I-Phone putihnya

“Itu, mereka yang sedang…. Omo!” ucap Tiffany terputus mendapati namja-namja itu berjalan ke arah meja yang sedang ia duduki bersama ke-4 sahabatnya

Tiffany dan Yuri benar-benar terkejut mendapati namja-namja yang sedari tadi mereka perhatikan berjalan kearah mereka. Namun tidak dengan Yoona yang asyik dengan I-Phone putihnya juga Sooyoung yang asyik dengan rotinya. Seohyun pun tidak begitu tertarik karena ia masih asyik dengan buku bacaannya.

“Permisi noona noona, bolehkah kami duduk disini?” tanya Kyuhyun sopan

“Ne, bangku lainnya sepertinya sudah penuh” ucap Siwon kemudian

“Ah? M…m.. Ne, tentu saja” ucap Tiffany gelagapan sekaligus terkejut

“Gomawo” ucap Siwon kemudian duduk disamping Tiffany, Tiffany yang menyadari itu benar-benar terkejut sekaligus senang. Ia tersenyum sembari menutup matanya mendapati namja keren duduk tepat disampingnya

“Yak! Sedang apa kau disini?” ucap Yoona yang baru saja selesai berkutat dengan I-Phonenya tiba-tiba menunjuk seorang namja yang masih sibuk dengan I-Phonenya, membuat orang-orang dimeja itu tersentak kaget begitu pula dengan orang yang ditunjuk Yoona segera mengalihkan pandangannya pada Yoona

“Mereka tidak menemukan meja lain Yoong, jadi mereka duduk disini” ucap Tiffany

“Kau terlalu asyik dengan I-phonemu noona, sehingga tak menyadari kami disini sedari tadi” ucap Kyuhyun

“Bukan, mengapa ikan itu ada disini?” tanya Yoona sinis sembari menujuk Donghae

“Apa meja kantin ini milikmu?” tanyanya sinis

“Cih, tapi aku yang mendapatkan meja ini duluan!” ucap Yoona geram

“Kalau bukan teman-temanku yang meminta aku juga tak akan sudi satu meja dengan rusa aneh sepertimu” ucap Donghae mulai ikut mencaci

“Mwo? Dasar ikan babo” ucap Yoona mendengus kesal

“Yak! Kenapa kalian bertengkar?” ucap Yuri berusaha memisahkan Yoona dan Donghae yang masih beradu mulut

“Ne, Yoong sabarlah” ucap Tiffany menenangkan Yoona yang masih dengan emosi yang meluap-luap

“Yoong, jadi itu yang kau sebut ikan babo?” bisik Sooyoung pada Yoona yang duduk disampingnya. Sedangkan Yoona hanya mengangguk kesal menanggapi pertanyaan Sooyoung

Beberapa menit berlalu dengan kecanggungan antara mereka. Sooyoung masih asyik dengan makanannya. Seohyun masih asyik membaca buku yang baru ia pinjam dari perpustakaan, sedangkan Kyuhyun masih menyantap makanannya dengan sekali-kali memperhatikan Seohyun yang sedang membaca buku. Siwon dan Tiffany asyik berbincang-bincang sama halnya dengan Yuri dan Yesung. Sedangkan Yoona masih kesal dengan namja yang sangat ia benci berada di depannya. Ia menutupi rasa sebalnya dengan sok sibuk memainkan I-Phone. Begitu juga dengan Donghae, ia juga masih sibuk mengotak-atik I-Phone hitam miliknya.

“Aku akan kembali ke kelas” ucap Yoona sembari beranjak dari tempat duduk kantin

“Mengapa tak dari tadi saja” cibir Donghae yang masih berkutat dengan I-Phonenya

“Diam kau!” ucap Yoona menatap tajam namja itu kemudian pergi dengan perasaan sebal

Author POV END

***

Donghae POV

Aku berjalan santai menuju mobilku yang kuparkir rapi di tempat parkir. Seperti biasa, para yeoja-yeoja centil ini selalu memperhatikanku dan sok kenal padaku. Tak ada satupun dari yeoja tersebut yang benar-benar aku cintai. Mereka bukan typeku. Saat ini, aku sedang berpacaran dengan Jessica, teman sekelasku yang beberapa hari yang lalu menyatakan perasaannya padaku. Tentu saja sama dengan yeoja lainnya, aku tak pernah mempunyai perasaan padanya. Entahlah, aku tak pernah menganggapnya sebagai pacarku. Aku hanya sekedar berkata ‘ya’ saat ia menyatakan perasaannya. Dan kemudian dia menganggap kami berpacaran.

“Oppa!” teriak seseorang di belakangku

“Oppa, bisakah kau mengantarku pulang?” ucap yeoja yang ternyata Jessica itu sembari bergelanyut manja di lenganku

“Aku sibuk” ucapku melepaskan tangannya kasar

“Jebal Oppa, hari ini tak ada yang menjemputku” ucap Jessica

“Naiklah taxi” jawabku singkat

“Oppa..” rengeknya manja

“Haish, kau merepotkan. Baiklah, kali ini saja” ucapku terpaksa kemudian mempercepat jalanku sehingga mendahuluinya

Aku segera masuk ke mobil hitamku, begitu pula dengan Jessica yang terlihat riang masuk kedalam mobil dengan perhatian seluruh yeoja disekitar kami. Dia tersenyum bangga setelah duduk di kursi mobil, menunjukkan pada yeoja-yeoja yang menatapnya tajam bahwa ia akan pulang bersamaku hari ini. Aish, yeoja ini, apa dia pikir aku mencintainya? Haish, menyukainya saja tidak. Mana mungkin aku menyukai yeoja centil seperti dia.

Aku segera melajukan mobilku keluar dari deretan mobil yang masih terpakir rapi disana.

Aku masih menampakkan kekesalan akibat yeoja centil disampingku ini, ia terus berceloteh tak jelas. Namun hanya kujawab dengan ‘ya’ atau bahkan tak kuhiraukan.

Bruk…

 

Kulihat seorang yeoja jatuh tepat didepan mobilku.Baru kusadari aku menabrak seorang yeoja karena pikiranku yang kacau karena yeoja centil disampingku ini terus berceloteh tak jelas. Aku yang masih berada di sekitar kampus segera turun untuk mengetahui keadaan yeoja yang sepertinya hampir kutabrak.

Donghae POV END

Author POV

“Noona? Gwenchana?” tanya Donghae khawatir dan segera berjongkok untuk mengetahui keadaan gadis yang baru saja ia tabrak itu

“Kau? Haish, bisakah kau tak muncul dan membawa kesialan padaku?” ucap Yoona sembari berdiri.

“Mwo? Kesialan? Yak!! Oppaku tak pernah membawa kesialan! Kau saja yang tak melihat kami akan lewat sini” ucap Jessica yang baru turun dari mobil

“Mwo? Kau tak tau apa-apa. Jadi diamlah!” ucap Yoona

“Aku tau. Oppaku tak salah. Kau yang salah. Yeoja aneh dan sok tau” ucap Jessica sinis

“Aku tak ingin berdebat denganmu. Kau dan yeoja lainnya benar-benar aneh. Bisa-bisanya kalian mengidolakan orang ini. Kau tau? Dimataku kau hanya seorang yeoja centil” celetuk Yoona mulai emosi

Plak.. Sebuah tamparan dari tangan Jessica mendarat di pipi mulus Yoona.

——-To Be Continued——-

Iklan

53 thoughts on “[Fanfiction] [Chapter] I Found My Love In You (Part 1)

  1. yuri oppa???slah ktik y??
    wahhh…eonni q d tmpar =.=
    ANDWEEEE!!!!
    Yakin syakinnya Hae bkalan jatuh cinta dluan ma yoona hohohoho
    neexxxxttttt!!!!

  2. ffnya bgs thor,,

    Hehe ikan dan rusa udah kyk kucing ma tikus tiap ketemu berantem terus 😀

    Seru nih penasaran ama kelanjutan ceritanya apa yoona bakalan balik nampar sica,, next partnya jgn lama2 ya thor, gomawo 🙂

  3. Annyeong thor ku readers bru,,
    wah ff’y kren v ku sdkit bingung di sni knpa yuri oppa,,?
    Oh ya ff’y jga krng pnjang he he,,

  4. Waah ffnya seruuuuu, jessnya jahat nampar yoona 😦
    Hae bertindak sesuatuuu !
    Lanjut thor, jangan lama-lama yaaa hehe
    Hwaiting! 😉

  5. it’s so amazing, you know??
    lanjutnya kapan nih?? eonnie nggk sabar nunggu part 2 nya
    eonnie tunggu ya 🙂

  6. Waaaah author-nim!
    Cerita ini rame bangeeeet. Karakternya yoona sm donghae suka bangeet
    Tolong dilanjut yaa cerita ini author-nim!
    Hwaiting!^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s